SUV merupakan jenis kendaraan yang disukai berbagai kalangan. SUV mampu mendukung hobi, kebutuhan keluarga hingga keperluan mobilitas pribadi tanpa kendala. Kendaraan jenis ini dirancang untuk memberikan kenyamanan berkendara dalam melintasi ragam jenis jalanan dalam mobilitas dengan tarikan yang kuat dan desain yang sporty. Berbeda dengan MPV yang dikhususkan untuk mobil yang memberikan kenyamanan angkutan barang dan bagasi yang besar serta lega.

Jenis SUV yang disukai masyarakat Indonesia adalah Low SUV. Jenis SUV ini sendiri dengan kata lain adalah SUV ekonomis namun masih mendukung hobi dan tidak kalah bertenaga. Dalam market Indonesia ini sendiri jenis low SUV sendiri dihadirkan dalam 6 jenis yakni Toyota Rush, Mitsubishi Xpander Cross, Daihatsu Terios, Honda BR-V, Suzuki XL7 dan DFSK Glory 560. Selain keenam jenis kendaraan ini, hadir varian terbaru low SUV yang diperkenalkan akhir April kemarin yakni Toyota Raize.

Kelas Low SUV sendiri cukup dominan dengan penjualan hingga 8.000 unit dalam satu bulan saja. Tentu saja penjualan didominasi produk Toyota yakni Rush. Selain karena efek subsidi PPnBM 100% yang berlaku, penjualan kendaraan ini ditunjang oleh adanya promosi penjualan yang dibawa dealer Toyota terdekat. Meskipun mendulang penjualan yang tinggi dan laris manis, kendaraan ini masih mudah dijumpai di dealer Toyota terdekat. Namun agaknya eksistensinya sedikit ‘terancam’ berkat kehadiran Toyota Raize.

Toyota Raize sendiri sudah tersedia dalam katalog dealer Toyota terdekat dan bisa dipesan. Produksi kendaraan ini sendiri dijadwalkan setelah pekan Hari Raya berakhir dan bisa digunakan bulan depan. Jadi, jika kamu penasaran dengan unit terbaru Toyota ini, bisa banget kamu berkunjung dan mencari informasi melalui dealer Toyota terdekat maupun website mereka. Bahkan kamu dimungkinkan untuk membeli satu unit kendaraan ini dengan terjangkau menggunakan promo pembelian.

Meskipun berada di kelas dan memiliki brand kendaraan yang sama, ternyata Toyota Rush dan Toyota Raize memiliki segmen konsumen yang berbeda, loh. Toyota Rush diluncurkan sebagai Low SUV yang bisa mendukung mobilitas harian keluarga. Kendaraan ini sendiri menyediakan 7 seat dengan desain ergonomis dan dilengkapi ISOFIX sehingga memberikan kenyamanan berkendara. Terlebih kabinnya didesain luas sehingga bisa digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan.

Toyota Raize sendiri dihadirkan dalam showroom Toyota terdekat untuk mendukung segmen konsumen generasi muda. Kendaraan ini hanya menyediakan 5 seat dan memiliki bagasi yang lega. Desainnya sendiri mendukung lifestyle kekinian generasi muda. Terlebih kapasitas mesinnya sendiri dihadirkan untuk bisa menemani mobilitas kemanapun dengan mudah dan bertenaga. Meskipun menjadi ancaman Toyota Rush dan cenderung lebih dilirik dalam showroom Toyota terdekat, namun pihak Toyota Astra Motor (TAM) yakin bahwa kedua kendaraan ini masih dapat bersaing secara kompetitif.

Toyota Rush sendiri masuk dalam jajaran kendaraan popular dan mendulang kesuksesan penjualan sejak awal insentif PPnBM diberlakukan. Hal ini di dukung juga dengan banyaknya dealer Toyota terdekat dengan masyarakat. Meskipun turun permintaannya dibandingkan Maret 2021, namun low SUV ini masih populer dan menduduki 10 besar mobil. wholesaler di bulan April 2021. Meskipun diperkenalkannya Toyota Raize sendiri April kemarin, penjualan Rush sendiri terbilang masih cukup baik dan menjanjikan. Sehingga persaingannya sendiri masih berkutat dengan 5 teman lainnya dalam kelas low SUV sendiri. Namun, apakah bulan Mei ini penjualan low SUV Toyota Rush akan tergeser oleh Toyota Raize?

Toyota Rush sendiri menyandang nama brand kendaraan Toyota dan merupakan low SUV di kelasnya sebelum datangnya Toyota Raize. Pemberian insentif PPnBM sendiri dilakukan untuk mendongkrak perekonomian dalam negeri dan mampu meningkatkan nilai jual kendaraan. Hadirnya insentif PPnBM sendiri diberikan untuk Toyota Raize dan Toyota Rush sebagai low SUV yang digandrungi masyarakat. Diharapkan masuknya kedua SUV Toyota ini sendiri bisa meningkatkan penjualan kendaraan dari brand Toyota sendiri.

Seperti yang diketahui, meskipun Toyota Avanza sendiri dikalahkan Honda Brio pada tahun 2020 sebagai kendaraan wholesaler, namun Toyota sendiri menjadi brand kendaraan roda empat yang populer. Hasil whole share perusahaan sendiri mencapai 31% lebih. Cukup mengejutkan di tengah pandemic dan penurunan pembelian akan kendaraan namun persentase penjualan kendaraan mampu didominasi oleh Toyota. Hal ini membuktikan Toyota memiliki kualitas kendaraan yang sangat baik dan mumpuni.

Beberapa Jenis Low SUV Kesukaan Masyarakat Yang Bisa Dipilih

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *